Yang Harus Diperhatikan Dalam Membeli Rumah

Selasa, 24 Juli 2012

Membeli rumah bagi sebagian masyarakat merupakan ‘momen penting’ karena pada saat itulah kemampuan finansial dan keputusan yang tepat harus dikombinasikan untuk membeli ‘barang paling mahal’ sehingga tidak mengecewakan ketika digunakan. Kadang dalam jual beli ada kalanya kita kecewa karena barang yang kita beli tidak seperti harapan kita. Karena saat membeli dan saat digunakan begitu lain ‘rasanya’. Istilah umumnya SALAH BELI.

Istilah salah beli sering digunakan ketika kita kecewa membeli sesuatu entah barang murah atau barang mahal, yang pasti kita merasa sayang dengan uang yang kita keluarkan untuk barang tersebut. Syukur- syukur jika masih bisa dikembalikan. Tapi jika tidak bisa apa jadinya. Seperti membeli rumah, jika kita kecewa,tidak mungkin rumah itu kita kembalikan bukan. Oleh karena itu untuk menghindari kesalahan saat beli rumah, baik itu rumah baru atau rumah second, ada baiknya untuk menghindari beberapa kesalahan saat beli rumah.

Menentukan Kriteria Rumah

Hal ini merupakan hal utama yang harus kita pikirkan sebelum membeli rumah. Ada kalanya kita hanya berpikiran ASAL PUNYA RUMAH. Harusnya anda sudah punya kriteria rumah yang seperti apa yang anda inginkan, berapa budgetnya, dimana kira-kira lokasi yang sesuai.

Jangan Tergesa-gesa

Sebaiknya membeli rumah tidak menggunakan target waktu. Misal, 3 Minggu harus dapat rumah !. Hati-hati dengan target tersebut. Jika terlalu tergesa-gesa, anda tidak punya waktu untuk memikirkan hal-hal diluar sesuatu yang tampak. Artinya, penjual sudah tentu tidak akan menceritakan kelemahan ‘barang jualannya’. Misal lokasinya tidak aman, langganan banjir, dan lain- lain. Nah, itu tugas anda sendiri untuk mengetahuinya. Jadi bijaklah dalam menggunakan waktu ketika hunting rumah.

Perbanyak Pilihan

Tentunya jika anda tergesa-gesa, maka pilihannya semakin sedikit dan semakin sempit pula pilihan kita. Rajin-rajinlah untuk mengumpulkan pilihan yang sesuai dengan kriteria yang anda cari. Kemudian buatlah rangking dari properti yang paling masuk kriteria anda

Jangan Terjebak Pada Sikap Putus Asa

Ada kalanya, karena merasa tidak ‘nemu-nemu’ rumah yang diinginkan akhirnya kita terjebak pada situasi ‘ke-putus-asa-an’ sehingga membeli rumah yang tidak begitu “SREG” di hati, entah itu karena harganya kemahalan, lokasinya jauh atau hal-hal yang tidak terduga lainnya. Cobalah untuk rajin survey properti, kemudian membuat tabel yang berisi daftar situasi dan kondisi properti yang baru saja anda survey.

Jangan Terjebak Pada Kata Murah

Banyak orang yang gampang sekali tergiur oleh kata “MURAH”. Siapapun pasti menyukai kata ini. Tapi perlu diingat bahwa jika properti itu murah, maka pasti ada hal yang membuatnya murah. Misalnya murah karena memang lokasinya jauh dari “peradaban” alias terpencil atau murah karena spesifikasinya yang memang KW II kebawah. Telitilah sebelum membeli.

Perhitungkan Biaya-Biaya Sesudah Memiliki Rumah

Dimanapun, properti di dalam kota tentunya lebih mahal daripada dipinggiran kota. Ada beberapa dari kita yang membeli rumah hanya berdasarkan harganya saja. Tapi cobalah untuk berhitung seperti ini. Berapakah jarak rumah yang akan anda beli dengan lokasi kerja anda, pasangan anda, tempat sekolah anak-anak. Semakin jauh jaraknya dari tempat aktivitas keluarga sehari-hari, tentu merepotkan dan kalau dihitung malah menjadi beban keuangan anda sendiri untuk biaya mobilitas. Jika memang ada properti yang dijual dilokasi yang jaraknya relatif dekat dengan kegiatan keluarga, meskipun hargnya lebih mahal, tentunya patut dipertimbangkan dengan menghitung perbandingan jika memiliki properti dipinggiran kota.

Perhitungkan Kemampuan Keuangan Kita

Bahasa kerennya ‘rasional’. Artinya kita jangan menjadi emosional ketika melihat rumah yang sangat bagus dan sesuai dengan kriteria kita, tapi mahal. Kita harus tetap berpikir rasional bahwa harganya yang mahal akan membelenggu kita dikemudian hari jika nekat membelinya. Jangan sampai memaksakan hutang kanan kiri. Perlu diingat apapun bentuk rumah itu, pasti perlu perawatan, dan perawatan tentunya butuh biaya. Anda pasti akan kelimpungan mengalokasikan pendapatan untuk perawatan sekaligus untuk menutup hutang. Pertimbangkan masak-masak jika mengambil rumah yang harganya jauuuuh dari kemampuan kita.

Jangan Mengabaikan Kelemahan-kelemahan Kecil

Jika anda tidak rasional dalam memilih rumah dan terlalu emosional dalam membeli rumah, dipastikan anda akan mengabaikan kelemahan-kelemahan kecil yang ada pada properti yang anda beli, karena anda tentunya tidak akan memperhatikan dengan seksama detail-detailnya. Siapa tahu justru kelemahan-kelemahan kecil, seperti got tersumbat, talang bocor, akan merepotkan anda sendiri.

Mintalah Pendapat Orang Di lingkungan Anda

Ini masih akibat dari ketidakrasionalan dalam membeli rumah. Anda pasti tidak akan minta pendapat orang lain, karena anda terbelenggu oleh imajinasi anda sendiri. Sebaiknya minta orang lain. Jika punya teman atau kerabat yang pernah beli properti, syukur-syukur bekerja dibidang properti, dapat diajak diskusi.

Jangan Terlalu Cepat Menawar

Pada saat survey dan kebetulan bertemu dengan pemiliknya, apalagi anda belum banyak tahu ‘jeroan’ properti tersebut, jangan langsung menawar, karena pemilik akan berasumsi anda adalah pembeli potensial. Tanyakan saja harganya tanpa menawar. Baru ketika anda mengetahui seluk beluk properti tersebut, bolehlah melakukan penawaran sesuai dengan rencana anda.

Semoga artikel Yang Harus Diperhatikan Dalam Membeli Rumah ini, bermanfaat, terima kasih sudah berkunjung di Media Kliping Kita

1 komentar:

  1. ¤ Tips yang sangat menarik sekali untuk para Calon Pembeli Rumah ¤
    ¤ Salam dari Kami ¤

    BalasHapus

Pahami Dan Patuhi Netiket Jika Komentar Anda Ingin Di Tampilkan
Understand And Adhere Netiquette, If Your Comment Want In Show